Energi biomassa berasal dari berbagai bahan organik yang mudah ditemukan di sekitar kita. Salah satu sumber utamanya adalah limbah pertanian seperti jerami padi, sekam padi, tongkol jagung, dan ampas tebu. Bahan-bahan ini sering dianggap sebagai limbah, padahal dapat diolah menjadi sumber energi yang bernilai dan ramah lingkungan.

Selain itu, limbah perkebunan dan kehutanan juga memiliki potensi besar sebagai energi biomassa. Serbuk gergaji, potongan kayu, ranting, daun kering, serta limbah kelapa sawit seperti cangkang dan tandan kosong dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi panas maupun listrik. Di sektor peternakan, kotoran sapi, ayam, dan kambing banyak digunakan sebagai bahan baku biogas.

Sumber biomassa lainnya berasal dari limbah organik rumah tangga seperti sisa makanan dan sayuran busuk, serta dari tanaman energi seperti tebu, jagung, singkong, dan kelapa. Dengan pemanfaatan yang tepat, berbagai sumber biomassa ini dapat menjadi solusi energi terbarukan yang membantu mengurangi limbah, menjaga lingkungan, dan mendukung ketahanan energi nasional.